Mengatasi dan Mengelola Permasalahan Lingkungan Hidup Melalui Peranan CSR (Corporate Social Responsibility) yang Berkelanjutan

Posted on Updated on

Latar belakang

Manusia dan lingkungan hidup merupakan variabel yang saling mempengaruhi. Isu lingkungan yang semakin akut sudah pasti tidak lepas dari campur tangan dan berdampak besar bagi manusia sebagai makhluk yang mendiami, mengelola serta memanfaatkan lingkungan sekitarnya.

Jumlah manusia yang semakin bertambah tiap detiknya membuat tingkat pemenuhan kebutuhan semakin tinggi. Manusia memenuhi kebutuhanya dengan berbgai cara termasuk berkreasi serta berinovasi dalam memanfaatkan segala sesuatu yang tersedia di alam raya ini.

Kebutuhan yang terkadang tidak sejalan dengan ketersediaan baik ketersediaan sumberdaya alam, sumberdaya manusia maupum sumberdana berimplikasi pada perlakuan manusia terhadap lingkungan sekitarnya,  oleh karena itu diperlukan tindakan nyata untuk mempertahankan sumberdaya alam yang tersedia untuk kelangsungan hidup manusia dan menjaga bumi ini. Sinergitas antara masyarakat setempat, akedemisi, stakeholder serta pihak-pihak lain yang berperan penting dalam pelestarian alam dan penggerak roda pereknomian seperti swasta atau perusahaan sangat diperlukan untuk memecahkan masalah ini.

Berbagai cara telah dilakukan untuk mengatasi masalah lingkungan hidup, seperti program revitalisasi hutan, penanaman pohon bersama, dan lain sebaginya. Namun, semua itu belum cukup untuk mengatasi permasalahan yang semakin kompleks. Diperlukan etoda lain yang dapat melengkapi usaha-usaha yang telah dilakukan.

Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial merupakan salah satu jawaban  yang baik jika diterapkan secara berkelanjutan, karena dapat  mengkoordinasikan dan mengkolaborasikan tugas, fungsi, kewajiban dari berbaga pihak yang berkepentingan seperti masyarakat setempat, akademisi, stakeholder, pemerintah dan tentunya pihak swasta atau perusahaan. Tidak hanya berupaya untuk mengatasi masalah lingkunga tetapi dapat mengelolanya dengan baik sehingga segala sesuatu dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan sosial.

PEMBAHASAN

Lingkungan Hidup di Indonesia

Undang- undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1997 tentng pengelolaan lingkungan hidup pada pasal 1, menjelaskan lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Sedangkan pada pasal 1 ayat 6 dijelaskan bahwa daya dukung lingkungan hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Peran Strategis Bagi Lingkungan

Cara mengelola dan mengatasi permasalahan lingkungan yang ada di Indonesia akan berbeda satu sama lain tergantung pada konteks masalah yang dihadapi masyarakat. Perbedaan konteks ini juga akan berimplikasi kepada perbedaan strategi pendekatan yang dilakukan oleh masing-masing. Pemecahan masalah pada suatu daerah juga tidak pernah terlepas dari sistem kemitraan kelembagaan yang ada di sekitarnya. Pemerintah, lembaga adat, LSM, dan lembaga sosial masyarakat lainnya. Keberadaan stakeholder ini bisa hadir sebagai penunjang keberhasilan ataupun sebaliknya, jika proses sinergi di antara para pelaku tersebut tidak dilakukan.

Peran CSR dalam mengelola dan mengatasi permasalahan lingkungan hidup secara berkelanjutan

Istilah CSR yang mulai dikenal sejak tahun 1970-an, saat ini menjadi salah satu bentuk inovasi bagi hubungan perusahaan dengan masyarakat dan konsumen. CSR kini banyak diterapkan baik oleh perusahaan multi-nasional maupun perusahaan nasional atau lokal. CSR adalah tentang nilai dan standar yang berkaitan dengan beroperasinya sebuah perusahaan dalam suatu masyarakat. CSR diartikan sebagai komitmen usaha untuk beroperasi secara legal dan etis yang berkonstribusi pada peningkatan kualitas kehidupan karyawan dan keluarganya, komunitas lokal dan masyarakat luas dalam kerangka mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

CSR diatur dalam Undang-undang PT No.40 Tahun 2007 pasal 74 tentang corporate social responsibility (CSR).

 

To be continued…..

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s